Bulan Bahasa: Sejarah Singkat Mengapa Bulan Oktober diperingati sebagai Bulan Bahasa

Bangsa Indonesia terbentuk dari beragam suku dan bahasa. Menurut Badan Pengembangan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, berdasarkan Summer Institute of Linguistics menyebut jumlah bahasa di Indonesia sebanyak 719 bahasa daerah dan 707 di antaranya masih aktif dituturkan. Sementara itu, Unesco baru mencatatkan 143 bahasa daerah di Indonesia berdasarkan status vitalitas atau daya hidup bahasa. Belum lagi dengan adanya pemakaian bahasa asing dalam keseharian, membuat bahasa yang digunakan di Indonesia semakin beragam.

Ilustrasi: Shutterstock

“Apa sih bulan Bahasa itu? Tahukah kamu bahwa setiap bulan Oktober, Indonesia merayakannya sebagai bulan bahasa? Mengapa bulan Oktober, bukan bulan lainnya? Bagaimana cara memperingati bulan bahasa?”


Barangkali memang peringatan bulan bahasa belum banyak diketahui bahkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia sendiri. Biasanya, kalangan akademisi, pegiat bahasa, pemerhati bahasa, serta orang-orang yang turut memfokuskan kegiatan dengan hal-hal kebahasaan saja yang mengetahuinya. Pada bulan ini, kegiatan seperti lomba menulis puisi, cerpen, pidato, dan lomba lain yang berkenaan dengan bahasa diadakan untuk memperkenalkan kepada masyarakat mengenai adanya bulan bahasa.

Alasan bulan Oktober dipilih sebagai bulan bahasa merujuk pada sejarah bangsa. Pada bulan ini, tepatnya 28 Oktober yang diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, ditetapkan pula bahasa resmi yang akan digunakan untuk bermasyarakat, yakni bahasa Indonesia. Berikut isi ikrar Sumpah Pemuda yang dibacakan pada tahun 1928. 

Ilustrasi: Kompasiana

Memiliki keragaman seharusnya membuat kita menjadi lebih paham mengenai arti dari persatuan; dalam hal ini Bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia diciptakan untuk memelihara persatuan, menghubungkan setiap suku untuk dapat berkomunikasi dengan suku lain menggunakan bahasa yang sama, bahasa Indonesia.

Oleh karena itu, pengutamaan bahasa Indonesia adalah sesuatu yang sangat perlu. Hal ini bukan hanya tugas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB), melainkan juga tugas seluruh rakyat Indonesia.

Jadi, sudah tahu ‘kan apa dan mengapa bulan Oktober diperingati sebagai bulan Bahasa? Mari rayakan bulan bahasa dan sastra Indonesia sebagai wujud kecintaan terhadap bahasa dan sastra Indonesia. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk merayakannya, dengan menulis misalnya. Kalua kamu mau merayakannya dengan cara apa?[]






Tidak ada komentar:

Posting Komentar