Profil: Aku dan Pramuka, Sumber Inspirasi Tanpa Henti

Halo, Sahabat Khatulistiwa …

Kata sebuah pepatah: tak kenal maka tak sayang. Berhubung tanggal 14 Agustus 2022 kemarin diperingati sebagai hari Pramuka, pada edisi kali ini kita akan berkenalan dengan Kak Ali yang merupakan Pembina Pramuka di SMK Bina Utama Kendal. Penasaran, kan? 
 
Kak Ali Mashudi, di tengah-tengah pengurus Pramuka AmbalanKi Hajar Dewantara dan Nyi Ageng Serang SMK Bina Utama Kendal
 
Ali Mashudi, S.Pd yang biasa disapa dengan Kak Ali lahir di Grobogan pada 25 Februari 1993. Selain menjadi pembina Pramuka, tentunya ia juga mengajar di SMK Bina Utama Kendal, tepatnya di Program Keahlian TBSM, terhitung sejak 5 Februari 2015. Untuk berkenalan lebih jauh, yuk kita simak percakapan berikut ini:

--Apa sih motivasi Kak Ali menjadi pembina Pramuka?


Motivasi menjadi pembina pramuka? Motivasi saya adalah untuk membina, mengarahkan, dan membentuk insan generasi tunas bangsa untuk menjadi patriot yang sopan, dan kesatria; memiliki jiwa penolong, rajin, terampil, disiplin, dan bertanggungjawab seperti makna yang tertuang pada Tri Satya dan Dasa Darma.

--Oh, ya. Tentunya Kakak menjadi pembina Pramuka sudah tidak sebentar ya. Kira-kira sejak kapan dan bagaimana mulanya?

Menjadi Pembina pramuka sejak tahun 2011 setelah lulus SMK. Waktu itu saya melanjutkan studi S1 di salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang, di situlah awal mula berlatih membina di beberapa SD dan SMP di Kota Semarang dan Demak. Pada mulanya membantu di 3 SD di wilayah Genuk Kota Semarang, SMP N 20 Semarang, dan SMP Islam Siti Sholehah Demak.

Di SD, adik-adik yang saya bina berada di golongan Siaga yang usianya 7-10 tahun yang biasanya dimulai dari kelas 3 dan 4, lalu golongan Penggalang di kelas 5-6 yang sudah mulai masuk usia 11-15 tahun. Di SMP membina adik-adik Penggalang kelas 7, Untuk Dewan Galang di kelas 8 dan 9.

Jadi, mulai tahun 2011-2015 saya berlatih berbagi pengalaman bersama dengan adik-adik Siaga dan Penggalang. Selama kuliah saya isi dengan membina adik-adik disela-sela kesibukan kuliah.

Karena ada ketentuan persyaratan untuk membina di Kota Semarang harus memiliki Sertifikat/ Ijazah minimal KMD (Kursus Pembina Mahir Dasar) maka di tahun 2012 saya ikut Kursus KMD tersebut, dan 2018 saya diundang untuk mengikuti kursus lanjutan yaitu KML (Kursus Pembina Mahir Lanjutan) dengan mengambil fokus di KML Golongan Penegak yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang Kota Semarang selama -+ 7 hari. Kenapa saya mengambil KML Golongan Penegak karena saya berpikir ke-depan bahwa setelah lulus S1 saya sesuai ijazah menjadi guru di SMK, paling tidak untuk pengalaman Pramuka yang diterapkan pada golongan Penegak di usia 16-20 tahun, sehingga kursus yang saya ambil harus di golongan Penegak.

--Wah, menarik sekali ya. Kalau demikian, apa sih arti Pramuka bagi Kak Ali?

Arti Pramuka bagi saya adalah cahaya kehidupan, mengikuti Pramuka dengan sungguh-sungguh insyallah akan menjadi jembatan penerang bagi masa depan yang lebih indah, dengan berprinsip banyak teman / saudara menjadikan relasi semakin luas dan membuka peluang rezeki di kemudian hari, “setitik bhakti lebih berarti dari pada sejuta kata” silakan, dapat dibuktikan untuk adik-adik generasi emas Indonesia.

--Tentunya sebagai pribadi, Kak Ali punya sebuah motto hidup yang dipegang untuk mewujudkan cita-cita. Nah, barangkali Kak Ali berniat berbagi kepada Sahabat Khatulistiwa agar lebih semangat dalam menjalani hari-hari …

Man Jadda Wajada, "Siapa yang bersungguh-sungguh, ia akan mendapatkannya."

--Apa harapan Kak Ali untuk generasi muda saat ini, khususnya bagi siswa-siswa SMK Bina Utama?

Saya berharap untuk generasi muda Indonesia, terkhusus siswa-siswi SMK Bina Utama, mari bekali diri dengan ikut dan aktif berorganisasi. Dengan berorganisasi, Anda berlatih softskill yang belum tentu Anda dapatkan di kelas. Pramuka itu bukan soal harus memakai seragam Pramuka, melainkan soal aksi nyata pengabdian masyarakat, yang mana anda berguna dan dibutuhkan di lingkungan sekitar. Kakak yakin, anak muda yang memiliki softskill yang baik berbanding lurus dengan kesuksesan dalam meraih cita-cita.
 
Nah, demikian bincang-bincang dengan Kak Ali. Bagaimana, sekarang sudah lebih mengenal, kan? Apakah Sahabat Khatulistiwa sekalian sudah mulai atau bahkan semakin tertarik dengan Pramuka?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar